Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Foto Eksekusi Rakyat Indonesia yang tidak pernah dipublikasikan Belanda

Untuk pertama kalinya dalam sejarah, muncul foto eksekusi yang kemungkinan dilakukan oleh tentara Belanda sewaktu pendudukan di bekas Hindia-Belanda. Foto-foto ini berasal dari album pridbadi seorang prajurit yang pada waktu itu bertugas sebagai wajib militer di Hindia Belanda.
Dalam foto dibawah ini anda bisa melihat tiga orang penduduk yang merupakan warga Indonesia dengan posisi berdiri membelakangi kamera, pada saat itu anda bisa melihat ketika mereka sedang dieksekusi mati dengan tembakan senjata oleh tentara Belanda.

© Album Jacobus R.. Drie Indonesiërs worden beschoten.
Sedangkan pada gambar kedua tampak barisan mayat-mayat dari Rakyat yang selesai di eksekusi mati bergelimpangan didalam parit ditempat yang sama mereka di tembaki.TAmpak beberapa orang serdadu Belanda yang dikenal dari seragamnya dan salah seorang diantaranya sedang berjongkok memeriksa mayat-mayat tersebut.

Para Ahli dari Institusi Sejarah perang NIOD ( het oorlogsintituut NIOD ) dan Institusi Sejarah Militer Belanda ( NIMH ) mengaku tidak pernah melihat gambar-gambar tersebut sebelummya, menurut mereka bisa saja itu adalah foto biasa yang dimiliki oleh para prajurit waktu itu namun tidak setiap militer India boleh membawa pulang foto-foto yang dibuatnya tersebut.

Pada kesempatan lain, pada sejarawan juga tidak meragukan keaslian dari foto - foto tersebut, namun untuk mengetahui lokasi tepatnya perlu diadakaan penelitian lebih lanjut.Sayangnya penulis dan pemilik foto ini yang merupakan seorang prajurit dari Enschede sudah wafat, ia ditugaskan pada tahun 1947 tak lama sebelum agresi militer pertama dan kemudian dipulangkan kembali pada tahun 1950 setelah penyerahan kedaulatan. 

© Album Jacobus R.. Doden in een greppel, twee Nederlandse soldaten kijken toe.
 Kemungkinan yang muncul adalah foto tersebut merupakan foto eksekusi terkenal di Kampung Rawagede di Jawa atau peristiwa di Sulawesi Selatan. Untuk kasus rawagede para keluarga dari korban sudah diberi ganti rugi oleh pemerintah Belanda beberapa tahun lalu, namun untuk kasus di Sulawesi Pemerintah Belanda belum menanggapi tuduhan yang diajukan terhadap kasus di Sulawesi Selatan tersebut, berapa jumlah orang Indonesia yang meninggal tidak diketahui secara pasti.



Sumber dan translate dari volkskrant.nl