Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Puteri Indonesia dari masa ke masa

Jika ditanya kontes kecantikan apa yang paling populer di Indonesia, kemungkinan besar jawabannya adalah Putri Indonesia.

Puteri Indonesia adalah kontes kecantikan di Indonesia yang diselenggarakan sejak tahun 1992 oleh Yayasan Puteri Indonesia yang diketuai oleh Mooryati Soedibyo dan disponsori oleh perusahaan kosmetik Mustika Ratu.

Pemenang atau yang terpilih menjadi Puteri Indonesia, akan menjadi wakil Indonesia atau duta bangsa pada kegiatan-kegiatan yang bertaraf Internasional dan ikut serta dalam memajukan komoditas-komoditas ekspor Indonesia, pariwisata dan budaya Indonesia. Puteri Indonesia juga melakukan berbagai aksi sosial ke daerah-daerah yang membutuhkan untuk turut memberikan hiburan dan bantuan.

Pemenang ajang ini juga akan mewakili Indonesia ke kontes Miss Universe. Terlepas dari berhasil atau tidaknya mereka memenangkan kontes internasional itu, ajang Putri Indonesia adalah batu loncatan bagi para pemenangnya untuk sukses di berbagai bidang. Wanita-wanita ini adalah beberapa di antaranya.

PUTERI INDONESIA 1992-2012/2013


Kontes ini berlangsung sejak tahun 1992 hingga kini, namun tidak diselenggarakan pada tahun 1993, 1997, 1998,1999 dan 2012

Nah, yuk kita lihat siapa saja ke 17 Putri Indonesia itu ... :)

Daftar Para Pemenang Kontes Putri Indonesia 
Tahun
Nama
Daerah Asal
Ajang Internasional
Pemenang Miss ASEAN 1991
1993
Tidak Diadakan Pemilihan
Pengamat di Miss Universe 1994
1997 - 1999
Tidak Diadakan Pemilihan
Tidak Berkompetisi
Tidak Berkompetisi
Tidak Berkompetisi
Tidak Berkompetisi
Peserta Miss Universe 2012
2012-2013
Whulandary Herman
Sumatra Barat
Dlm Proses Miss NUnivere 2013


Dibawah ini adalah Sekilas Bio-Profil Ke 17 Putri Indonesia itu;

- PEMENANG PUTRI INDONESIA 1992
Baca dan Lihat Selengkapnya Biografi dan Foto Puteri Indonesia 1992 – 1993: Indira Paramarini Sudiro



Indira Paramarini Sudiro (lahir di Indonesia, 1 Januari 1970; umur 40 tahun) adalah seorang pengusaha dan mantan Putri Indonesia 1992. Kiprah Indira Sudiro, mantan Puteri Indonesia 1992 memang jarang terdengar. Seusai menanggalkan mahkota Putri Indonesia, Indira seolah pergi menyepi. Ternyata, masa menyepinya dipakai untuk mengembangkan bakat bisnis dan kepekaan sosial. Bagi Indira, dua dunia itu lebih menarik ketimbang entertainment.

- PEMENANG PUTRI INDONESIA 1994
Baca dan Lihat Selengkapnya Biografi dan Foto Puteri Indonesia 1994: Venna Melinda



Setelah memenangi kontes Putri Indonesia tahun 1994, Venna Melinda langsung aktif di dunia hiburan sebagai pemain sinetron. Sejak karier sinetronnya mulai meredup, Venna lebih aktif mengembangkan hobinya dalam hal perawatan tubuh dan kebugaran. Berawal dari pendirian studio senam, dia lalu merambah dunia tari Salsa.

Venna sempat memiliki "Sanggar Senam dan Fitness Venna Melinda", namun akhirnya dia menutup studio senam tersebut karena ketidakjelasan manajemen yang mengelolanya. Wanita berdarah Bali ini juga mengeluarkan DVD berisi senam dengan 'exotic dance'. Tapi kini dia lebih dikenal sebagai instruktur salsa sekaligus anggota DPR.

- PEMENANG PUTRI INDONESIA 1995
Baca dan Lihat Selengkapnya Biografi dan Foto Puteri Indonesia 1995: Susanty Manuhutu



Putri Indonesia yang menguasai 8 bahasa. Keikutsertaannya dalam Miss Universe 1995 mengundang kontroversi, Shanty baik dalam segala hal, dalam sesi gaun malam, dan nilai intelektualnya juga sangat tinggi, tetapi dia berani untuk menolak menggunakan 2 piece swimsuit, itu yg membuatnya gagal pada saat itu. Sekarang dia sibuk pada dunia bisnis, Dia merupakan Corporate Communications Manager of Chevron di Indonesia

- PEMENANG PUTRI INDONESIA 1996
Baca dan Lihat Selengkapnya Biografi dan Foto Puteri Indonesia 1996 - 1999: Alya Rohali



Alya Rohali lahir di Jakarta, 1 Desember 1976. Alya mengawali kariernya sebagai None Jakarta Barat 1994, kemudian terpilih sebagai Harapan I None Jakarta 1994. Dua tahun kemudian Alya dinobatkan sebagai Puteri Indonesia 1996. Putri pasangan Rohali Sani dan Atit Tresnawati ini juga menjadi Wakil Indonesia pada ajang Miss Universe 1996 di Amerika Serikat.
Setelah mendapat gelar Sarjana Hukum dari Universitas Trisakti, Alya mengambil program S2 Manajemen Komunikasi FISIP di Universitas Indonesia.
Putri Indonesia 1996 Alya Rohali kini aktif di dunia hiburan sebagai aktris dan presenter.

- KONTES PUTRI INDONESIA 1997 -1999 tidak diadakan

- PEMENANG PUTRI INDONESIA 2000
Baca dan Lihat Selengkapnya Biografi dan Foto Puteri Indonesia 2000: Bernika Irnadianis Ifada


Bernika Irnadianis Ifada (lahir di Bogor, 12 Agustus 1977) adalah Puteri Indonesia 2000. Pada tahun 1995-1998 ia bekerja sebagai penyiar di TVRI Yogyakarta. Ia kemudian menjadi wartawan bagi stasiun televisi Lativi dan PR Manager PT. Sido Muncul.

- PEMENANG PUTRI INDONESIA 2001
Baca dan Lihat Selengkapnya Biografi dan Foto Puteri Indonesia 2001: Angelina Sondakh



Angelina Patricia Pingkan Sondakh lahir di Australia, 28 Desember 1977. Angelina adalah Puteri Indonesia 2001 asal Sulawesi Utara. Pada Pemilu 2004, dia berhasil terpilih sebagai Anggota DPR Republik Indonesia dari Partai Demokrat.

Kiprah Angie di dunia politik makin mantap dengan dilantiknya dia pada November 2008 sebagai pengurus DPP KNPI periode 2008-2011. Angie menjabat sebagai Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan. Angie juga kembali mencalonkan diri sebagai caleg untuk Pemilu 2009.
Tapi sayang kini ia menjadi Terpidana dengan Vonis kurungan 4,5 tahun yang harus dijalaninya, karena kasus Korupsi yang dilakukannya.

- PEMENANG PUTRI INDONESIA 2002
Baca dan Lihat Selengkapnya Biografi dan Foto Puteri Indonesia 2002: Melanie Putria



Melanie Putria Dewita Sari (lahir 17 April 1982) adalah wakil dari Sumatera Barat yang terpilih menjadi Puteri Indonesia 2002. Setelah terpilih menjadi Putri Indonesia 2002, Melanie Putria memulai banyak kegiatan, di antaranya kegiatan sosial untuk anak dan para penderita HIV/AIDS.

- PEMENANG PUTRI INDONESIA 2003
Baca dan Lihat Selengkapnya Biografi dan Foto Puteri Indonesia 2003: Dian Khrisna



Dian Khrisna Lahir di Jakarta, 26 Nopember 1977 adalah Puteri Indonesia tahun 2003. Dian Khrisna bekerja di stasiun televisi berita, MetroTV mulai tahun 2003. Merupakan lulusan pascasarjana ilmu komunikasi dari RMIT University, Australia.

- PEMENANG PUTRI INDONESIA 2004
Baca dan Lihat Selengkapnya Biografi dan Foto Puteri Indonesia 2004: Artika Sari Devi



Artika Sari Devi lahir di Pangkal Pinang, 29 September 1979. Artika Sari Devi adalah satu-satunya Putri
Artika Sari DeviIndonesia 2004 yang pernah lolos kontes Miss Universe hingga tahap 15 besar di tahun 2004. Merupakan kelulusan Strata Dua (S-2) program Magister Kenotariatan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Dia aktif sebagai pemain film dan sempat bernyanyi duet dengan Baim, suaminya.

- PEMENANG PUTRI INDONESIA 2005
Baca dan Lihat Selengkapnya Biografi dan Foto Puteri Indonesia 2005: Nadine Chandrawinata



Nadine yang lahir di Hannover, 8 Mei 1984 ini merupakan Putri indonesia tahun 2005 perwakilan DKI Jakarta. Otomatis Nadine Chandrawinata adalah perwakilan Indonesia di ajang miss universe 2006 di Shrine Auditorium (Los Angeles, AS). Putri Indonesia 2005 ini kini aktif sebagai penyelam dan mendukung gerakan selamatkan terumbu karang Indonesia. Sebelumnya, Nadine Chandrawinata juga sempat bermain dalam beberapa judul film layar lebar. Dia juga berani menjelajahi Nepal sebagai backpacker dengan dana minim, untuk memenuhi hobi travelling-nya.

- PEMENANG PUTRI INDONESIA 2006
Baca dan Lihat Selengkapnya Biografi dan Foto Puteri Indonesia 2006: Agni Pratistha Arkadewi



Agni Pratistha Arkadewi Kuswardono lahir di Canberra, Australia, 8 Desember 1987. umur 22 tahun , tinggi 178cm) adalah penyandang gelar Puteri Indonesia 2006.
Sebelum menyandang gelar Puteri Indonesia 2006, Agni pernah mengikuti Cosmogirl of the Year tahun 2003 dan menjadi juara II. Agni juga pernah turut membintangi film Mengejar Matahari.

- PEMENANG PUTRI INDONESIA 2007
Baca dan Lihat Selengkapnya Biografi dan Foto Puteri Indonesia 2007: Putri Raemawasti



Putri Raemawasti lahir di Blitar, Jawa Timur, 5 Desember 1986 adalah Puteri Indonesia 2007. Putri Indonesia pertama yang menggunakan swimsuit 2 pieces di ajang Miss Universe

- PEMENANG PUTRI INDONESIA 2008
Baca dan Lihat Selengkapnya Biografi dan Foto Puteri Indonesia 2008: Zivanna Letisha Siregar



Zivanna Letisha Siregar lahir di Jakarta, 16 Februari 1989. Zivanna Yang akrab disapa Zizi adalah Puteri Indonesia 2008. Ia mewakili Indonesia di ajang Miss Universe 2009 dan mendapatkan nilai tertinggi melalui polling di situs web resmi Miss Universe. Saat ini, ia menjadi salah satu pembawa acara Liputan 6 di SCTV.

- PEMENANG PUTRI INDONESIA 2009
Baca dan Lihat Selengkapnya Biografi dan Foto Puteri Indonesia 2009: Qory Sandioriva



Qory Sandioriva (lahir di Jakarta, 17 Agustus 1991; umur 18 tahun) adalah aktris Indonesia yang terpilih sebagai Puteri Indonesia 2009. Ia akan mewakili Indonesia di ajang Miss Universe 2010.

- PEMENANG PUTRI INDONESIA 2010
Baca dan Lihat Selengkapnya Biografi dan Foto Puteri Indonesia 2010: Nadine Alexandra Dewi Ames



Wanita kelahiran 23 Mei 1991 ini merupakan Puteri Indonesia 2010. Nadine Alexandra Dewi Ames terbata-bata menjawab pertanyaan dari juri di Malam Pemilihan Puteri Indonesia 2010. Ia pun mengaku tidak lancar dalam berbahasa Indonesia. Dia juga pernah membintangi sinetron di SCTV.

- PEMENANG PUTRI INDONESIA 2011
Baca dan Lihat Selengkapnya Biografi dan Foto Puteri Indonesia 2011: Maria Selena



Perempuan kelahiran Palembang, 24 September 1990, adalah Puteri Indonesia 2011, Maria Selena tengah bersaing memperebutkan mahkota Miss Universe 2012. Selena akan bersaing dengan 88 kontestn lainya.
Selena saat ini sedang berada di karantina sebelum mengikuti penganugerahan mahkota Miss Universe 2012 yang akan dihelat di Planet Hollywood Resort & Casino, Las Vegas.

Selena akan menjadi pemenang jika banyak yang memilih. Pemenang dipilih berdasarkan hasil voting. Voting untuk masing-masing kontestan telah dibuka sejak tanggal 15 November 2012 pukul 4 sore waktu setempat hingga tanggal 18 Desember 2012 pukul 6 sore waktu setempat.

- PEMENANG PUTRI INDONESIA 2012 - 2013
Baca dan Lihat Selengkapnya Biografi dan Foto Para Finalis Puteri Indonesia 2012 -2013



Puteri Indonesia 2013 adalah kontes pemilihan Puteri Indonesia yang ke-17. Malam grand final akan diselenggarakan di Plenary Hall Jakarta Convention Center, Jakarta, pada tanggal 1 Februari 2013. Tiga puluh delapan finalis dari 33 provinsi akan berkompetisi memperebutkan gelar Puteri Indonesia.

Kriteria Penilaian;
Penilaian Puteri Indonesia 2007 memegang asas 4B.
Beauty: Seorang Puteri Indonesia haruslah cantik, baik lahiriah maupun batiniah.
Brain: Seorang Puteri Indonesia haruslah mempunyai kecerdasan dan wawasan yang luas.
Behavior: Seorang Puteri Indonesia haruslah mempunyai kepribadian dan akhlak yang baik.
Bravery: Seorang Puteri Indonesia haruslah mempunyai keberanian.

Nah, Sudah liat kan ke 16 Putri Indonesia Periode 1992 - 2012.
Berminat jadi the next Putri Indonesia ? bisa kok, miliki 4B nya (Brain, Beauty, Behavior, Bravery).
Jadi ga sabar, buat ajang pemilihan Puteri Indonesia 2012-2013.

Baca selengkapnya tentang Putri Indonesia dan Syarat Menjadi Kontestan Putri Indonesia
dibawah ini Klik Open / Buka

Menyimak Pesona Putri Indonesia




Apa yang pertama anda pikirkan ketika mendengar kata "Puteri Indonesia" ? cantik, smart, friendly, bersosialisasi tinggi, dan masih banyak lagi.

Cerita maupun dongeng tentang sosok putri kerajaan pada zaman dahulu sedikit banyak di bawah alam sadar memengaruhi persepsi kita tentang seorang Putri Indonesia. Setiap wanita Indonesia memimpikan untuk menjadi seorang Putri Indonesia karena persepsi seorang putri cenderung dengan kecantikan dan keanggunan wanita.

Setiap wanita selalu ingin terlihat tampil cantik dan menawan karena tak dipungkiri kecantikan menjadi salah satu daya tarik dari wanita tersebut. Kecerdasan dan kepribadian yang baik akan mendukung karier dan kesuksesan seseorang.

Banyak sekali ajang pemilihan putri atau kontes kecantikan yang diselenggarakan oleh yayasan maupun lembaga lainnya. Tidak sekadar cantik saja yang dibutuhkan untuk mengikuti kontes atau pemilihan putri yang diselenggarakan dan disiarkan beberapa stasiun TV, tapi juga talenta dan prestasi lain.

Awal Mula Kontes Putri Indonesia
Ajang pemilihan Putri Indonesia sebenarnya sudah ada sejak zaman kolonial. Pada masa kolonial, sudah diadakan pemilihan putri sejati pada Agustus 1938 yang diselenggarakan di Semarang. Meski penyelenggaraan di Semarang, namun pesertanya juga datang dari wilayah Solo, Yogyakarta, dan Magelang.
Dalam ajang ini, ada sekitar 62 peserta dan dihadiri oleh ribuan penonton. Sekarang, hampir di setiap kota atau provinsi menggelar ajang pemilihan putri daerah yang akan menjadi duta pariwisata maupun budaya daerahnya masing-masing dan dilakukan rutin setiap tahunnya. Contoh di Jakarta yang terkenal dengan pemilihan Abang dan None Jakarta.

Kriteria Penilaian Putri Indonesia
Salah satu ajang bergensi pemilihan putri bagi para remaja putri di Indonesia adalah pemilihan Putri Indonesia. Pemilihan Putri Indonesia rutin diselenggarakan oleh Yayasan Putri Indonesia setiap tahunnya. Yayasan Putri Indonesia yang diketuai oleh Moeryati Soedibyo bekerjasama dengan Mustika Ratu, salah satu perusahaan kosmetik besar di Indonesia.

Pada 1992, Yayasan Putri Indonesia untuk pertama kalinya menggelar pemilihan Putri Indonesia. Adapun pesertanya adalah perwakilan remaja putri yang mewakili provinsi atau daerah di Indonesia. DKI Jakarta biasanya diwakili oleh 3 peserta.

Kriteria penilaian putri Indonesia yaitu berdasarkan 3 B (Brain, Beauty, Behavior ). Apa itu 3 B?
• Brain yaitu Intelegensia, kecerdasan, memiliki minat yang tinggi untuk belajar dan mandiri.
• Beauty yaitu cantik, bersih, pandai merawat diri dan berpenampilan menarik.
• Behavior yaitu percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa, berkepribadian luhur, memiliki etika hidup dan kepedulian terhadap sesama.

Sebelum mengikuti grand final pemilihan Putri Indonesia, peserta yang mewakili provinsi masing-masing diwajibkan mengikuti karantina yang diadakan di Jakarta. Masa karantina memang sangat dibutuhkan oleh peserta sebelum acara grand final pemilihan Putri Indonesia. Dengan adanya karantina, mereka dapat menambah wawasan dan pengetahuan yang sangat bermanfaat bagi peserta.

Selain itu, karena pemilihan ini adalah perwakilan dari setiap provinsi dan daerah yang berbeda maka diperlukan adaptasi dan nantinya akan tercipta keakraban serta persahabatan antarpeserta. Peserta tentu saja akan memperoleh pengalaman dan kesempatan untuk mengaktualisasikan diri menjadi lebih baik.

Kegiatan yang dilakukan selama masa karantina adalah sebagai berikut;
• Diskusi panel/lokakarya.
• Pelatihan perawatan kecantikan, kesehatan, dan pengembangan diri.
• Pembinaan kepribadian.
• Apresiasi budaya dan pariwisata yaitu mempromosikan kekayaan budaya dan pariwisata dari daerah masing-masing seperti tarian, batik, maupun budaya lainnya.
• Aksi sosial dan lingkungan seperti penanaman pohon yang dilakukan bersama masyarakat, donor darah, dan bantuan pendidikan.
• Kunjungan kepada perusahaan-perusahaan yang berorientasi ekspor karena kunjungan ini akan menambah wawasan tentang industri dan perdagangan Indonesia.
• Audiensi dengan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, Menteri perindustrian dan perdagangan, Menteri Lingkungan Hidup, Menteri Pendidikan, Menteri Pemberdayaan Perempuan, Gubernur DKI, Ibu Negara dan Ibu Wakil Presiden, juga kegiatan lain untuk menambah wawasan dan pengetahuan.

Dalam grand final pemilihan Putri Indonesia, selain ada yang terpilih menjadi Putri Indonesia dan memperoleh mahkota Putri Indonesia, ada juga yang terpilih menjadi Putri Indonesia Lingkungan dan Putri Indonesia Pariwisata.

Grand final tersebut biasanya dihadiri juga oleh Miss Universe dan Kementrian Budaya dan Pariwisata selain undangan lainnya. Oleh sebab itu, tidak sedikit peserta yang gugup dalam menjawab pertanyaan yang diberikan oleh juri saat grand final.

Putri yang terpilih akan mengenakan mahkota Putri Indonesia yang terbuat dari emas putih dan berlian. Putri Indonesia terpilih akan dikontrak selama satu tahun oleh Yayasan Putri Indonesia untuk menjalankan tugasnya sebagai Putri Indonesia. Selain hadiah dari sponsor, Putri Indonesia juga akan memperoleh mobil dinas dan rumah dinas.

Tugas-tugas Putri Indonesia
Setelah kontestan terpilih menjadi putri terbaik dan menyandang Putri Indonesia, saat itu juga dia diberi tugas untuk menjadi duta Indonesia dengan seabreg program yang harus dijalankan selama setahun.

Putri Indonesia diharapkan dapat mewakili Indonesia dalam event-event nasional maupun Internasional untuk lebih mengenalkan Indonesia dalam bidang pariwisata, budaya, ekonomi, dan komoditi perdagangan. Putri Indonesia juga terjun dalam aksi-aksi sosial masyarakat wujud dari kepedulian terhadap rasa empati.
Putri Indonesia berperan aktif sebagai duta lingkungan, mengikuti kampanye hijau, mengadakan aksi konservasi lingkungan, dan turut memberikan edukasi kepada masyarakat luas tentang pentingnya menjaga kelestarian alam.

Putri Indonesia Wakil Indonesia di Ajang Kontes Miss Universe
Putri Indonesia pertama yang mendapat mahkota Putri Indonesia adalah Indira Paramarini Sudiro. Pada saat itu, Putri Indonesia direncanakan untuk mengikuti ajang Miss Universe. Namun, rencana itu batal karena Kementerian Urusan Wanita menolak adanya perwakilan dari Indonesia untuk mengikuti ajang tersebut.
Alasannya karena bertentangan dengan kepribadian bangsa. Alasan dari penolakan perwakilan itu karena adanya kontes berbikini dalam ajang Miss Universe tersebut. Ketidakikutsertaan ajang tersebut berlanjut sampai tahun 2004.

Pada 2005, akhirnya ada perwakilan dari Putri Indonesia, yaitu Artika Sari Devi untuk mengikuti ajang Miss Universe. Di tengah kontroversi dalam hal kontes bikini, Artika Sari Devi mampu masuk 15 besar. Sebuah prestasi tertinggi untuk perwakilan Indonesia sampai saat ini.

Harapannya akan ada prestasi yang melebihi dari Artika Sari Devi di ajang Miss Universe berikutnya dari perwakilan Indonesia. Untuk itu, dibutuhkan persiapan yang lebih matang untuk penguasaan bahasa asing maupun wawasan tentang Indonesia yang lebih baik.

Putri merupakan istilah yang diperuntukkan bagi perempuan yang merupakan keturunan dalam suatu kerajaan atau dinasti. Selain itu, putri juga merupakan istilah yang digunakan untuk menyebut anak perempuan.

Istilah ini kemudian berkembang dengan dipergunakannya istilah putri dalam kontes – kontes kecantikan karena putri dinilai memiliki arti yang positif dan mencerminkan keanggunan dan kecantikan.

Penggunaan gelar putri dalam sejarah telah lama dikenal. Beberapa kerajaan yang disebutkan dalam sejarah nasional bangsa Indonesia juga memiliki panggilan – panggilan tertentu untuk putri kerajaan atau gelar kebangsawanannya.

Untuk Kasultanan Yogyakarta, dikenal gelar Raden Ayu, Bendoro Raden Ayu, Raden Ajeng, dan lain – lain. Gelar ini juga membedakan antara seorang putri yang telah menikah dengan yang belum akan memiliki gelar kebangsawanan yang berbeda.

Istilah putri juga digunakan untuk memberi nama pada produk – produk di pasaran yang membidik segmen perempuan. Misalnya untuk produk kosmetik, nama tempat perawatan wajah dan tubuh, dan juga untuk nama program – program kursus yang ditujukan bagi perempuan.

Pada masa penjajahan dan awal kemerdekaan, terdapat sekolah keputrian yang mengajarkan seorang perempuan untuk menjadi perempuan yang diinginkan pada masa itu. Yaitu perempuan yang nantinya akan menjadi ibu rumah tangga, membesarkan anak – anak, memasak untuk keluarganya, dan mengelola rumah tangga.

Bahkan pada sekolah keputrian juga diajarkan hal – hal yang mungkin bagi perempuan di masa sekarang sangat tidak perlu diajarkan karena telah dikuasai secara naluri ataupun dengan melihat contoh dari sekitar. Mencuci peralatan dapur, alat – alat makan mungkin saat ini tidak diajarkan dimanapun, namun ini merupakan salah satu program yang diajarkan di sekolah keputrian pada jaman dahulu.

Perempuan akan diajarkan bahwa antara sendok, piring dan gelas harus dipisahkan terlebih dahulu, dan bahwa gelas harus disabun terlebih dulu sebelum sendok dan piring. Mungkin beberapa orang menganggap ini sepele, namun jika dilihat dari maksud yang diajarkan, maka akan menerima.

Sendok dan piring lebih banyak mengandung lemak sehingga sabut atau spon pencuci akan mungkin terkena lemak yang semula menempel di piring atau sendok. Sementara gelas tidak banyak mengandung lemak, karena itu gelas harus disabun terlebih dahulu.

Bagi orang – orang tertentu akan merasa hal ini tidak begitu penting, namun sadar atau tidak, beberapa pelajaran di sekolah keputrian ternyata memiliki efek yang positif dalam kehidupan.

Contoh lain adalah, bahwa seorang perempuan harus sudah menyiapkan makan malam pada jam enam sore, dan makan malam harus dilakukan sebelum jam tujuh malam. Secara kedokteran, hal ini terbukti sangat bagus karena makanan yang diserap tubuh setelah jam tujuh malam sebagian besar hanya akan menjadi lemak yang menumpuk.

Menu makanan yang diajarkan pada pelajaran memasak juga sangat sesuai dengan program gizi yang sehat. Menu pada pagi hari, siang, cemilan sore dan hidangan malam telah memenuhi kebutuhan tubuh sehari – hari. Porsi sayur dan buah serta susu juga disesuaikan dengan umur.

Bayangkan jika saat ini masih terdapat sekolah keputrian semacam ini, tentu akan tercipta putri – putri masa kini yang mampu menjadi ibu rumah tangga yang akan menjamin terciptanya generasi penerus bangsa yang lebih sehat dan berkualitas.

Namun, sedikit banyak, pelajaran ini masih diajarkan juga di sekolah menengah pada mata pelajaran Pendidikan Kesejahteraan Keluarga serta pada Sekolah Menengah Kejuruan. Namun kondisi yang disiapkan saat ini adalah bukan sebagai putri yang nantinya akan menjadi ibu rumah tangga, namun mencetak generasi muda yang siap kerja dengan dibekali berbagai ketrampilan.
http://www.anneahira.com/putri-indonesia.htm

- PEMENANG PUTRI INDONESIA 2013
Baca dan Lihat Selengkapnya Biografi dan Foto Puteri Indonesia 2013: Whulandary Herman


Sebagai pemenang Puteri Indonesia 2013, Whulandary - Gadis 23 tahun ini akan berkesempatan untuk mewakili Indonesia dalam ajang Miss Universe 2013. Sebelumnya, Whulan berhasil menjadi The Best Catwalk Covergirl Aneka Yess! 2002, Best Model Top Model Indonesia 2002, juara 2 Wajah Femina 2008, Runner Up ke-3 dan Best Catwalk di ajang International Model of the Year 2010 di Seoul, Korea Selatan (diikuti 34 negara), ia meraih gelar Asian Top Model of the Year 2010 pada Fashion Asia Award yang diadakan di Hangzhou, Cina. Ia mengalahkan tiga nominator lainnya yang merupakan top model Vietnam, Cina, dan Mongolia. 


-->


Sumber;